Translate

Rupiah Lanjutkan Penguatan Seiring Masuknya Investor Asing

Thursday, February 3, 2011 | Permalink


Jakarta (ANTARA) - Rupiah kembali bergerak dalam area positif melanjutkan penguatan seiring dengan mulai masuknya kembali investor asing ke pasar modal Indonesia.

Kurs Rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta pada Rabu sore ini menguat sebesar 18 poin ke posisi Rp9.018 dibanding sebelumnya yang sebesar Rp9.035.

Analis Majapahit Securities, Wim Alfatih di Jakarta, Rabu mengatakan, kembali masuknya investor asing ke pasar Asia termasuk Indonesia yang menjadi target berinvestasi memberi kontribusi pada penguatan rupiah.

"Negara-negara Asia kembali dibidik menjadi target investasi, terutama di pasar modal," ujarnya.

Perekonomian Indonesia, lanjut dia, dinilai masih tumbuh baik di kawasan Asia, dan menjadi salah satu negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi positif pada tahun ini.

Ia menilai penguatan rupiah juga disebabkan faktor tehnikal. Sebelumnya dalam beberapa hari ini rupiah berada dalam posisi negatif kendati dalam area kisaran sempit.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) yang kembali menguat turut memberi kontribusi bagi pergerakan mata uang dalam negeri. Rupiah menguat dipicu investor asing kembali membeli lebih banyak saham lokal dibandingkan yang jual dalam beberapa hari.

"Faktor paling dominan yang mempengaruhi pergerakan Rupiah karena pelaku pasar global lebih cenderung memilih investasi pada aset berisiko tinggi seperti saham, komoditas, dan mata uang yang memberikan imbal hasil tinggi," kata dia.

Ia menambahkan, inflasi yang berada pada posisi 0,89 persen menjadi pendorong menguatnya Rupiah. Dalam beberapa pekan ini rupiah cenderung "bearish" (pelemahan).

"Trend bearish agak sedikit terkikis oleh pengumuman inflasi Januari yang dianggap positif," katanya.

Sementara, menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah menguat 25 poin ke posisi Rp9.017 dibanding sebelumnya sebesar Rp9.042.

0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: