Ratri news -Dalam dua hari berturut-turut emas menembus rekor terbarunya, untuk diketahui harga emas untuk divisi Comex, New York untuk pengantaran Juni berada pada harga 1.531,20 dollar AS per troy ounce dan untuk pengantaran cepat 1.538,47 dollar AS. Melejitnya harga emas ini disebabkan karena The Federal Reserve memutuskan untuk menahan suku bunganya di level rendah dan akibatnya membuat dollar terpuruk.
Sebaliknya jatuhnya dollar berbanding terbalik dengan mata uang Asia lainnya, data menunjukan dollar Taiwan dan dollar Singapura mengalami kenaikan paling tinggi. Bahkan beredar isu bahwa Bank Sentral di kawasan regional akan meningkatkan suku bunga untuk menahan laju inflasi. Negara yang sudah menaikan suku bunganya antara lain Indonesia, India, China, Korea Selatan, Taiwan, Thailand dan Filiphina.
Kuatnya pertumbuhan ekonomi di Asia otomatis menarik minat para investor asing masuk kepasar saham dan obligasi terutama Indonesia yang menjadi incaran para investor, secara tidak langsung menyebabkan naiknya nilai rupiah dan ini bisa menekan laju inflasi di Indonesia.

0 comments:
Post a Comment