Translate

Isu Kenaikan Suku Bunga Melemahkan Dollar

Wednesday, July 27, 2011 | Permalink

Info Rupiah Indonesia -Dollar akan terus mengalami tren penurunan seiring dengan adanya kemungkinan kenaikan suku bunga acuan di wilayah Asia yang mana dimaksudkan agar dapat mencegah laju inflasi bagi negara-negara di Asia. Kenaikan suku bunga acuan ini akan meningkatkan tingkat yield atas aset-aset regional dan membuat beberapa mata uang regional Asia menguat.

Beberapa mata uang Asia yang menguat seperti Ringgit Malaysia naik 0,6% menjadi 2,9360 per Dollar sedangkan Peso Filipina naik 0,3% menjadi 42,113 perdollar AS dan Dollar Singapura naik 0,2% menjadi S$1,2007. Rupiah sendiri menguat 0,2% ke level 8.487 per dollar AS ini adalah level tertingginya sejak Maret 2004.

Indek harga Saham Gabungan mencetak rekor setelah dana asing yang masuk ke pasar saham mencapai US$525 juta sedangkan kepemilikan asing pada surat utang negara sudah mencapai Rp243,93 triliun sampai 22 Juli lalu.Dan ini akan menciptakan peluang bagi Indonesia untuk mendapatkan kenaikan rating utang dari BB menjadi BB+ atau satu level di bawah Investment Grade.

Penurunan Dollar ini juga di sebabkan oleh ketidakpercayaan Pasar akan tercapainya kesepakatan antara pemimpin kongres dengan Presiden Obama untuk meningkatkan plafon utang dan memotong anggaran pengeluaran sampai batas waktu 2 Agustus ini akibatnya dollar AS dijual beramai-ramai. Ancaman default bagi AS dan ancaman penurunan rating AS menambah berat beban Dollar AS untuk menguat.

Akibatnya para investor memburu emas guna melindungi kekayaannya untuk diketahui emas diperdagangkan pada US$1.623,38 per troy ounce pada divisi Comex-Nymex namun yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan aksi jual sehingga memungkinkan adanya pelemahan emas guna mengambil untung.

0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: