Translate

Parlemen Yunani Menyetujui Penghematan

Friday, July 1, 2011 | Permalink


Info Rupiah Indonesia -Parlemen Yunani sudah setuju untuk menerima langkah Linkpenghematan sehingga Yunani bisa menerima dana talangan sehingga terhindar dari gagal bayar, hal ini membuat pamor Euro kembali bersinar dan efek pastinya investor kembali melirik negara emerging market seperti Indonesia. Investor sudah mulai kembali membeli Euro dan melepas mata uang dollarnya dan juga franc Swiss yang mendukung naiknya Euro, untuk diketahui Euro berada pada level 1,4499 dollar AS naik dari sebelumnya yaitu 1,4429 dollar AS.

Akhir pekan ini akan diadakan pertemuan para menteri Yunani dan kemungkinan dicairkannya dana pinjaman ke Yunani memberikan angin segar bagi para investor dan mulai berpikir tentang perekonomian di Eropa. Dan yang paling disadari adalah kuatnya pertumbuhan di Asia di bandingkan negara- negara lain di dunia.

Banyaknya dana asing yang masuk di Asia membuat beberapa mata uang Asia menguat, penguatan terbesar dipimpin oleh Won Korea Selatan dan Ringgit Malaysia. Sentimen positif yang mendukung menguatnya beberapa mata uang Asia adalah beberapa Bank Sentral di kawasan regional menaikan suku bunga acuannya. Untuk sekarang Won diperdagangkan pada level 1.067,95perdollarAS, ringgit 3,0185 perdollar AS, Rupee India 44,6975 perdollar AS dan peso Filipina 43,263 perdollar AS. Hal ini adalah pekan penguatan terbesar mingguan mata uang Asia dalam tahun ini setelah melemah beberapa minggu kemarin.

Penguatan rupiah walaupun tidak memimpin di kawasan Asia merupakan pertanda baik yang mana dibuktikan dengan masuknya dana asing sebesar US$118 juta lebih besar dari yang mereka lepas dalam sepekan sedangkan kepemilikan surat utang bertambah 4,4% pada bulan lalu menjadi Rp 235,18 triliun sampai dengan 28 Juni. Naiknya dana asing ini juga akibat sentimen positif dari Indonesia yaitu inflasi yang lebih rendah dari 6% sehingga menaikan kredibilitas Bank Indonesia.

Sedangkan untuk komoditas seperti emas tentu saja bersinarnya Euro juga membuat emas kembali bersinar seiring melemahnya dollar walaupun isu pelonggaran kuantitatif FED 600 miliar dollar AS dengan membeli obligasi pemerintah dari bank yang berakhir kamis kemarin tidak membuat pasar bereaksi karena imbal hasil yang kecil tidak menarik minat investor. Investor lebih tertarik berinvestasi untuk membeli emas yang diperdagangkan pada posisi US$1.505,30 per ons.

0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: