Translate

Resesi Global Membuat Euro Melemah

Monday, August 22, 2011 | Permalink

Info Rupiah Indonesia -Minggu-minggu yang penuh gejolak di pasar saham semakin menguatkan para pemimpin Eropa dan AS untuk mengeluarkan pernyataaan akan adanya resesi global sehingga menimbulkan kepanikan di pasar finansial sehingga membuat konsumen dan pebisnis mulai menghemat pengeluaran dan sebagai akibatnya pertumbuhan ekonomi Eropa dan AS akan kembali tertimpa resesi seperti pada tahun 2008.

Pemerintah mendapatkan banyak tekanan dari pasar dan politik guna menghemat pengeluaran akibatnya jika pemerintah terdesak utang akan sulit untuk menangkal krisis dengan mengeluarkan dana talangan sebagai stimulusnya.

Bukti bahwa resesi sudah melanda adalah adanya data yang menunjukan pertumbuhan ekonomi di 17 negara zona Euro hanya 0,2 persen pada kuartal kedua terutama Jerman hanya tumbuh 0,1 persen saja. Ini sudah merupakan bukti adanya resesi.

Kebijakan yang diambil oleh Bank Sentral Eropa (ECB),Bank Sentral AS dan pemerintah AS untuk mengintervensi tingkat suku bunga menjadi lebih rendah lagi dianggap tidak berpengaruh terhadap perekonomian. Namun The FED berjanji awal bulan ini untuk mempertahankan suku bunga super rendah juga sekaligus meninjau untuk membeli obligasi putaran ketiga guna membantu perekonomian.

Namun kekhawatiran terhadap Bank-bank Eropa akan mengalami kerugian membuat Investor mengalihkan investasinya ke tempat-tempat yang dianggap aman seperti Dollar AS, Franc Swiss dan Yen. Saat ini Dollar AS naik terhadap Yen yaitu 76,71 Yen, Euro jatuh terhadap Dollar AS yaitu US$1,4367 dari sebelumnya yaitu US$1,4387 (untuk Kurs Rupiah Saat Ini).

Selain Dollar AS, Franc Swiss dan Yen, para investor juga masih menempatkan investasinya pada emas yang dianggap tempat berinvestasi yang paling aman sehingga emas berada pada level US$1.882,20 per troy ounce.

Sedangkan harga minyak diprediksikan akan jatuh akibat ambruknya rezim Mohamad Gadhafi setelah para pemberontak memasuki ibukota Tripoli Minggu kemarin dan mengklaim telah menewaskan putra Mohamad Gadhafi. Tercatat Brent berjangka minyak LCOc1 turun lebih dari tiga persen ke level US$105,15 perbarel.

Link

0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: