Info Rupiah Indonesia -Mengapa harga saham rontok dan rupiah melemah? Kepanikan global menggoyang pasar saham dan uang asing dan diikuti oleh pasar domestik ini akibat dari krisis Amerika Serikat dan Eropa yang masih belum mereda. Menurut beberapa pengamat seharusnya kepanikan ini tidak perlu terjadi karena walupun kondisi perekonomian AS mengalami perlambatan namun tidak sampai negatif dan ini bisa dijadikan peluang untuk mendapatkan keuntungan.Kondisi ini membuat pasar domestik pun ikut bergejolak tidak terkecuali Indonesia, hari ini tercatat PDB Indonesia naik 6,49% pada kuartal kedua dari bulan sebelumnya yaitu 6,47% sedangkan dana asing yang keluar dari pasar saham Indonesia sebesar US$66,5 juta lebih besar dari yang mereka jual kemarin. Akibatnya rupiah ikut terseret turun kelevel Rp8.557 per Dollar AS (Kurs Mata Uang Global dibanding Rupiah hari ini).
Namun sebagian pengamat masih meyakini dengan tingkat PDP yang bagus ini mampu menahan penurunan rupiah sembari menunggu hasil laporan data ekonomi AS yang akan dirilis sore ini. Jika hasilnya positif maka aksi lepas akan berkurang dan akan muncul aksi beli pada pekan depan karena pasar Indonesia masih menarik bagi investor karena imbal hasil yang tinggi dan fundamental ekonomi yang kuat.
Nasib yang sama dialami Euro, Euro melemah ke US$1,4064 dari sebelumnya US$1,4092. Terhadap Swiss Franc, Euro turun ke level 1,07112 Swiss franc yang sebelumnya pada level 1,07444 Swiss franc.

0 comments:
Post a Comment