Info Rupiah Indonesia - Emas naik dan Dollar AS menguat akibat dari para pembuat kebijakan di Eropa gagal membendung krisis utang di zona Eropa sehingga membuat Euro melemah terhadap Dollar AS dan saham Asia serta komoditas menurun. Investor berharap lebih terhadap interaksi antara Menteri Keuangan Eropa dengan Geithner menghasilkan respon positif terhadap krisis Eropa namun sebaliknya yang didapat hanyalah ketidakpastian dan tidak ada penyelesaian.Satu-satunya harapan tersisa hanya ada pada Perdana Menteri George Papandreou apakah layak mendapat pinjaman penyelamatan yang rencananya akan dibicarakan hari ini antara Uni Eropa dan Pengawas Dana Moneter Internasional dengan Menteri Keuangan Evangelos Venizelos.
Di pasar mata uang, Euro turun ke level US$1,3654 sedangkan Dollar Australia turun menjadi $1,0236 dan Kiwi Selandia Baru menjadi 82,37 sen AS. Yang paling terpukul adalah mata uang regional yaitu Rupiah, Rupiah turun mendekati level terendahnya dalam tujuh bulan yaitu Rp8.861 (Kurs USD-IDR saat ini).
Melemahnya mata uang kita dikarenakan investor asing mulai melepaskan kepemilikan atas aset-asetnya di dalam negeri akibat dari kecemasan akan krisis eropa dan mempengaruhi ekspor Indonesia. Seperti diketahui investor asing sudah meninggalkan kepemilikannya atas obligasi pemerintah Indonesia sebesar 2,1 % menjadi 245,92 triliun atau sebesar dengan US$27,8 miliar dalam tiga hari dan nilai saham yang dilepas oleh investor asing sebesar US$411 juta. Kehati-hatian investor asing membuat mata uang Rupiah terus tertekan.
Sedangkan harga emas melambung naik kembali seiring memburuknya krisis utang di zona Eropa dan saat ini investor sedang berkonsentrasi pada kebijakan The FED sehingga setiap stimulus yang muncul bisa melambungkan harga emas namun itu juga mengingatkan kita bahwa harga emas pun bisa terbalik melemah secepat naiknya.
Spot harga emas naik ke level US$1.820,29 per troy ounce dan sebagian pengamat mengatakan bisa saja harga emas berada pada level US$1.930 per troy ounce. Untuk saat ini emas dan Dollar masih menjadi investasi yang banyak diminati namun rentan perubahan harga akibat sedikit saja sentimen yang muncul bisa mempengaruhi harga.

0 comments:
Post a Comment