Translate

Pengumuman Fed Menguatkan Dollar

Tuesday, December 13, 2011 | Permalink

Info Rupiah Indonesia - Dollar AS menguat setelah The FED mengatakan bahwa pemerintah menahan diri untuk menurunkan biaya pinjaman sehingga mengurangi kekhawatiran di pasar global. Tidak ada langkah baru yang dapat diambil oleh FED guna merangsang pertumbuhan dan mengurangi akibat dari krisis utang di Eropa sehingga membuat Euro melemah dan saham Asia ikut terkena imbasnya juga.

Tertekannya pasar dan Euro membuat investor mengalihkan investasinya ke sektor yang dirasa lebih aman yaitu Dollar AS dan membuat naiknya biaya pinjaman bagi negara-negara yang berhutang seperti Italia dan Spanyol. Euro diperdagangkan pada level $1,3035 dari sebelumnya yaitu $1,3037 sedangkan Yen berada pada level 101,63 dari 101,68.

Ada beberapa negara yang ingin meminta menaikan tingkatan dana bailout karena batas yang diberikan dirasa tidak akan cukup untuk menangani penyelamatan utang di Eropa namun Kanselir Jerman Angela Merkel menolaknya untuk saat ini batas yang diberikan berkisar 500 miliar Euro hal inilah yang diyakini pasar ikut mempengaruhi melemahnya Euro.

Beberapa negara merencanakan melelang obligasi nya seperti Italia akan melelang obligasinya sebanyak 3 miliar Euro dari utang jatuh temponya pada tahun 2016, juga Jerman akan melelang 5 miliar Euro. Sedangkan Spanyol menawarkan utangnya yang jatuh tempo tahun 2016, 2020 dan 2021.

Menguatnya Dollar AS sangat berbeda nasib dengan emas, untuk diketahui kontrak harga emas untuk pengantaran Februari turun dua persen menjadi US$1.635,50 per troy ounce. Tidak ada berita yang dapat mendorong performance emas yang mampu mendongkrak harganya. Investor lebih memilih berinvestasi di Dollar AS.

0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: