Info Rupiah Indonesia - Kondisi perekonomian AS yang membaik mendorong meningkatnya permintaan akan Dollar AS (Indeks Dollar). Berdasarkan data yang baru-baru ini keluar membuat pasar berasumsi bahwa The FED mungkin tidak tetap rendah suku bunganya sampai dengan tahun 2014 seperti yang diperkirakan sebelumnya.Untuk diketahui Dollar berada pada level $1,3084.Tingginya permintaan akan Dollar membuat mata uang Asia mengalami penurunan seperti Ringgit Malaysia turun 1,5 persen menjadi 3,0510 per Dollar. Ringgit tertekan setelah pemerintah melaporkan produksi pabrik meningkat sedikitnya dalam enam bulan dalam data bulan Januari berikutnya pekan lalu menunjukan data terkecil dalam ekspor sejak 2010.
Selain itu Rupee India juga melemah 0,8 persen menjadi 50,2712 setelah pembuat kebijakan meninggalkan tingkat suku bunga tidak berubah , mengutip resiko inflasi yang disebabkan oleh tingginya harga minyak.
Peso Filiphina turun 0,8 persen menjadi 42,915, Won Korea Selatan juga melemah 0,6 persen menjadi 1,124.40 setelah Bank Of Korea mengatakan bahwa tingkat pengangguran melonjak secara tidak terduga menjadi 3,7 persen pada bulan Februari, Bath Thailand turun 0,4 persen menjadi 30,72 per Dollar, Dollar Taiwan di NT$29,506 dan Vietnam Dong pada 20,825.
Sedangkan mata uang Indonesia, Rupiah Indonesia mengalami tekanan setelah investor asing memotong kepemilikan utang negara karena khawatir akan kenaikan BBM akan memicu inflasi. Dana asing yang telah keluar sebesar 6,1 triliun Rupiah ($665,000,000) setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan akan mengurangi subsidi BBM.
Rupiah Indonesia berada pada Rp9.183 (kurs USD IDR saat ini). Rupiah masih ada peluang menguat namun akan terhalang sentimen masalah surat utang Yunani yang akan jatuh tempo pada pekan depan ditambah ada kabar bahwa ada kemungkinan Bank Indonesia akan menaikan Giro Wajib Minimum (GWM) perbankan ke level 10% - 15 %terhadap modal untuk menghadapi inflasi yang mana sebelumnya kewajiban perbankan untuk setor GWM ke BI hanya 8% dari modal.

0 comments:
Post a Comment