Translate

Euro tergelincir 0,3 persen

Tuesday, April 3, 2012 | Permalink

Info Rupiah Indonesia - Dollar menguat terhadap Euro dan beberapa mata uang lainnya setelah Federal Reserve mengisyaratkan tidak akan ada stimulus baru untuk mendorong ekonomi AS yang lambat untuk tumbuh lebih bersemangat lagi.

Euro tergelincir 0,3 persen menjadi $1,3198 karena tidak ada perubahan yang berarti sedikitpun di zona euro sedangkan fokus utama pasar lebih tertuju pada Spanyol yang mana biaya pinjamannya cenderung melompat pada lelang obligasi dan pemerintahnya berencana menaikan hingga 3,5 miliar Euro pada ketiga obligasinya.

Kenaikan Dollar AS ini juga dipicu data Australia yang menunjukan defisit perdagangan sebesar A$ 480.000.000 pada Februari dibandingkan ekspetasi pasar suplus sebesar A$1,0 milair sehingga memicu Bank Sentral Australia untuk menurunkan suku bunga pada bulan Mei. Data perdagangan Australia yang mengecewakan ini memicu penjualan yang luas dari mata uang yang termasuk kawasan Asia Pasifik. Dollar Australia ini berada pada $1,0279 turun 0,5 persen.

Beberapa mata uang Asia juga ikut melemah seperti Won Korea Selatan melemah 0,6 persen menjadi 1,128.28 per Dollar AS juga Rupiah Indonesia bahkan Rupiah Indonesia melemah paling dalam sejak 22 Maret lau yaitu berada pada level Rp9.158 per Dollar AS.

Data terakhir menunjukan asing mengurangi kepemilikan di obligasi pemerintah sebesar Rp2,26 triliun sepanjang Maret kemarin. Namun begitu penyerapan lelang surat utang kemarin yang mencapai Rp 9 triliun yang melampaui target Rp 6 triliun menunjukan adanya permintaan yang cukup kuat.

Hal lainnya yang terpengaruh sikap Federal Reserve yang dingin ini adalah melemahnya harga emas bahkan terbesar dalam empat minggu. Harga emas untuk pengantaran cepat turun 2 persen menjadi US$1.643,93 per troy ounce sedangkan emas berjangka untuk pengantaran Juni turun 2,4 persen berada pada US$1.672 per troy ounce.

0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: