Info Rupiah Indonesia - Situasi Spanyol yang sulit hingga mungkin memerlukan beberapa intervensi resmi sehingga membuat kekhawatiran baru bagi investor. Keadaan sulit ini di pertegas oleh Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy yang mengatakan bahwa masa depan Spanyol dipertaruhkan dalam pertempuran untuk menjinakkan imbal hasil obligasi bergelombang.
Dengan obligasi Syanyol perdagangan sudah lebih dekat ke tingkat yang diminta oleh Yunani, Irlandia dan Portugal guna mencari dana talangan Eropa oleh sebab itulah maka Rajoy bersama anggota parlemennya membahas tentang pemotongan anggaran terdalam dalam tiga dekade.
Mau tidak mau kekhawatiran ini membuat Euro jatuh terhadap Yen dan terhadap Dollar AS. Euro berada pada 105,44 terhadap Yen dan terhadap Dollar AS berada pada level $1,3091. Sedangkan Aussie berada pada 82,53 terhadap Yen dan terhadap Dollar AS berada pada $1,0226 (Indeks Dollar).
Won Korea Selatan dan Bath Thailand juga memimpin pelemahan di sektor Asia. Won melemah 0,4 persen menjadi 1,166,87 per Dollar AS sedangkan Bath Thailand melemah 0,2 persen menjadi 30,99 per Dollar AS. Peso Filiphina melemah 0,1 persen menjadi 42,875 dan Ringgit Malaysia melemah 0,3 persen menjadi 3,0970.
Sedangkan mata uang Asia yang menguat antara lain Yuan menguat 0,04 persen menjadi 6,3087, Dollar Taiwan menguat 0,1 persen menjadi NT$29,534 dan Rupiah Indonesia tidak banyak bergerak di posisi Rp9.183 (Kurs USD IDR saat ini).
Kondisi Eropa yang tidak stabil ini membuat naiknya harga emas berjangka untuk pengantaran Juni naik sebesar 1 persen menjadi US$1.660,70 per troy ounce. Investor melihat emas sebagai investasi yang menguntungkan di situasi yang seperti sekarang ini hal ini juga dipicu oleh pembelian emas yang melonjak di India setelah para pedagang mengakhiri pemogokannya pada hari ke-21 karena negara India ini merupakan importir emas terbesar di dunia.

0 comments:
Post a Comment