Info Rupiah Indonesia - Euro terpuruk bersamaan dengan kondisi Eropa pasca pemilihan Presiden Perancis dan pemilihan parlemen di Yunani. Seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya Francois Hollande dari partai Sosialis pertama setelah 17 tahun menjadi presiden Perancis yang tidak setuju penghematan anggaran berjanji untuk mengurangi penghematan tersebut guna menarik simpati publik.Langkah Hollande ini membuat pelaku pasar sangat khawatir karena bisa menimbulkan konflik karena berseberangan dengan Jerman. Disamping itu hasil pemilihan anggota parlemen di Yunani juga menimbulkan kekhawatiran tersendiri karena partai Demokrasi Baru Konservatif (ND) dan partai Sosialis PASOK yang telah mendominasi selama puluhan tahun di Yunani gagal memenangkan mayoritas kursi di parlemen. Padahal kita tahu bahwa dua partai besar ini mendukung skema bailout negara.
Euro pasti masih dalam tekananan sampai ada kepastian dari kelanjutan skema bailout dan pembentukan pemerintah koalisi baru apakah akan menjalanakan skema bailout tersebut. Euro turun pada level $1,29552 menembus level supportnya yaitu $1,2950. Euro juga jatuh terhadap Yen Jepang yaitu berada pada 103,24 terendah sejak Februari.
Kekhawatiran zona Euro juga ditambah keluarnya data pekerjaan AS yang mengecewakan membuat investor menghindari aset beresiko termasuk Dollar Australia. Aussie turun ke level $1,0110.
Yen Jepang menjadi mata uang yang dianggap paling aman pada saat ini dilihat dari posisi bersih aktiva luar negeri Jepang sehingga membuat Yen menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Yen menguat terhadap Dollar AS yaitu 79,78 sedangkan mata uang Asia lainnya ada beberapa yang tidak bersinar seperti Yen antara lain Won Korea Selatan turun 0,6 persen menjadi 1,138.50 per Dollar dan ini merupakan penurunan terbesar sejak 4 April.
Rupiah Indonesia juga menghadapi tekanan baik tekanan ekonomi global tadi juga tekanan dari dalam negeri sendiri. Pasar sedang menunggu dirilisnya data produk domestik bruto pada awal minggu ini dan menunggu BI rate pada pertengahan minggu ini membuat terbatasnya pergerakan Rupiah. Ditambah isu kenaikan BBM yang masih membayangi langkah Rupiah jika tidak cepat di atasi. Namun begitu ada sedikit harapan dari lelang SUN pada tanggal 8 Mei nanti yang berpotensi mengurangi tekanan pada Rupiah. Untuk di ketahui hari ini Rupiah berada pada level Rp 9 240.

0 comments:
Post a Comment