Translate

Pesimistis Pelaku Pasar

Wednesday, June 27, 2012 | Permalink

Info Rupiah Indonesia - Pasar masih dibayangi sentimen krisis utang menjelang Pertemuan Petinggi Uni Eropa. Banyak yang pesimis Kanselir Jerman Angela Merkel akan menyetujui rencana saling berbagi utang di Eropa, rencana yang disodorkan Prancis, Italia dan Spanyol. Kemungkinan Kanselir Jerman Angela Merkel masih akan menolak proposal eurobonds. Padahal, kebijakan ini merupakan ekspektasi dari para investor yang melihat bahwa kebijakan tersebut merupakan solusi krisis utang Uni Eropa. Kekhawatiran krisis utang Uni Eropa sudah memicu tekanan jual yang cukup dramatis di bursa saham akhir-akhir ini, namun penurunan yang hanya sesaat dapat dimanfaatkan oleh para pemodal untuk kembali mengoleksi saham. Koreksi yang diderita pasar saham AS sudah hilang akibat aksi beli jangka pendek investor. Beberapa investor mengantisipasi akan ada hal yang konkret yang muncul dari pertemuan dua hari tersebut.

Persimistis pelaku pasar terhadap perkembangan krisis Eropa masih akan membuat dolar Amerika Serikat (AS) dilirik sebagai aset safe haven. Karenanya, rupiah diprediksi bergerak melemah tipis 20 poin terpengaruh sentimen negatif dari perkembangan dampak krisis di Eropa.
Hari ini, rupiah diprediksi akan bergerak di kisaran Rp9.470-Rp9.520 per USD. Salah satu faktor yang membuat pelemahan rupiah hingga saat ini belum berubah. Faktor yang dimaksud adalah faktor eksternal, apalagi berbarengan dengan demand atau permintaan akan dolar pada akhir bulan yang semakin tinggi.

Pesimistis dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh petinggi Eropa jelang KTT Uni Eropa tersebut bukan tanpa alasan, lantaran setiap kebijakan yang dikelaurkan oleh petinggi Eropa dinilai tidak banyak membantu mengatasi krisis Eropa.

Lesunya rupiah dipicu dari EURO yang juga tertekan akibat sentimen pasar dunia yang kian negatif menyusul negara Cyprus menjadi korban krisis utang terbaru. Kabar negatif juga datang dari Yunani. Menteri Keuangan negara itu mengajukan pengunduran diri. Kondisi itu menahan rally penguatan rupiah terhadap dolar AS setelah sempat menguat pada hari sebelumnya. Tertekannya rupiah juga disebabkan oleh memudarnya harapan pasar terhadap KTT Uni Eropa yang tidak dapat menghasilkan sebuah keputusan untuk membantu penyelesaian krisis utang.

Saham-saham di bursa Wall Street pada perdagangan Rabu berhasil menguat terbantu oleh data ekonomi yang melebihi ekspektasi. Sentimen ini berhasil menghalau sentimen negatif dari krisis utang Eropa. Namun kekhwatiran pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa tidak akan menghasilkan kemajuan yang nyata dalam menanggulangi krisis utang.

Sentimen bearish mata uang juga diperburuk oleh kenaikan imbal hasil obligasi Spanyol. Pengajuan bailout langsung direspon lembaga pemeringkat Moody`s dengan menurunkan peringkat bank-bank Spanyol.

Di hari kedua, Saham Asia menguat dan minyak naik setelah data ekonomi AS menunjukkan ketahanan dalam perekonomian terbesar di dunia sebelum pertemuan puncak Eropa tentang krisis utang. Euro menguat 0,2 persen menjadi $ 1,249. Mata Uang dari Australia dan Selandia Baru juga ikut menguat.




0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: