Translate

Euro Berada Dalam Tekanan

Wednesday, July 4, 2012 | Permalink

Info Rupiah Indonesia - Saham Asia jatuh, karena kemerosotan ekonomi yang memburuk di Eropa dibayangi harapan Bank Sentral Eropa yang akan memangkas suku bunga. Beragamnya indeks saham bursa regional dan indeks lokal telah naik lebih dari 180 poin dalam empat hari perdagangan terakhir membuat bursa domestik rawan terjadi aksi ambil untung. Indeks yang sudah naik cukup kencang akan dimanfaatkan oleh para investor untuk merealisasikan keuntungan yang sudah diperoleh sehingga dapat menekan bursa domestik.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia kembali naik 26,024 poin (0,64 persen) ke level 4.075,917. Sehingga dalam empat hari terakhir. IHSG telah melonjak 188,34 poin (3,85 persen) dari posisi Kamis lalu di 3.887,577. IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 4.040-4.090 poin.

Pejabat ECB diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan mereka dengan seperempat poin persen ke rekor terendah 0,75, seiring negatifnya data ekonomi Eropa. Meski demikian, di sisi lain tekanan jual terhadap indeks BEI mulai membayangi. Ini akan menaikkan target untuk pembelian obligasi.

Pada saat yang sama, penurunan suku bunga deposito akan menurunkan suku bunga pasar dan profitabilitas bank berpotensi menyakiti, yang bisa mengecilkan hati mereka dari pinjaman.

Para analis dari BNI unit Treasury mengatakan, peningkatan peringkat kredit Filipina oleh lembaga pemeringkat kredit Standard & Poor berpotensi memberi angin segar untuk perdagangan obligasi domestik.

Harapan pelaku pasar terhadap stimulus baru yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara dunia termasuk the Fed membuat keyakinan pasar akan adanya stimulus semakin besar seiring data ekonomi yang terus melemah.

Ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter beberapa bank sentral dunia demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi global ternyata tak kuasa menopang IDR terapresiasi. Padahal lelang term deposits valas berhasil melampaui target yang ditetapkan sebelumnya menjadi 1,025 juta dollar AS dari target 750 juta dollar AS.

Kurs rupiah potensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi. Pelaku pasar global diprediksi cenderung menahan diri sambil menantikan keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Sentral Inggris (BOE) malam nanti hingga potensi memberi sentimen positif untuk rupiah.

Nilai tukar rupiah kemarin menguat ke level 9.367 per dolar Amerika Serikat, namun hari ini rupiah melemah tipis ke 9.370 per dolar AS.

Euro berada di bawah tekanan dan akan tetap di bawah tekanan. Euro tetap lebih rendah menyusul penurunan kemarin sebelum data pabrik Jerman yang dapat menambah tanda-tanda krisis utang Eropa adalah pertumbuhan redaman. Rata-rata indeks euro atau Eonia semalam, berdiri di 0,33 persen.

Euro berada sedikit berubah 1,2526 pada 12:38 di Tokyo setelah jatuh 0,6 persen kemarin. Kehilangan 0,1 persen menjadi 99,99 ¥ menyusul penurunan 0,5 persen. Yen menyentuh 80,10 per dolar, terlemah sejak 25 Juni sebelum diperdagangkan di 79,83 dari 79,88 kemarin. Pound sedikit berubah pada $ 1,5591 setelah mundur 0,8 persen dalam tiga hari terakhir.

Penurunan suku bunga akan mengurangi biaya pinjaman untuk euro-area bank, yang telah memanfatkan ECB untuk lebih dari 1 triliun euro ($ 1260000000000) dalam tiga tahun pinjaman.

ECB telah menolak memotong suku bunganya di bawah 1 persen atau bergabung di AS dan rekan Inggris dalam mengejar pelonggaran kuantitatif, lebih memilih untuk menawarkan likuiditas bank

Bank sentral mengambil langkah-langkah lain untuk pertumbuhan bantuan, termasuk membentuk program untuk meningkatkan kredit kepada perusahaan dan rumah tangga dan mengaktifkan fasilitas likuiditas sterling bagi bank.



0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: