Translate

Kecemasan Krisis Hutang Eropa

Wednesday, July 18, 2012 | Permalink

Info Rupiah Indonesia - Wall Street melaju cukup kencang didorong laporan kinerja saham-saham teknologi seperti Intel dan Honeywell. Kedua saham itu menepis kekhawatiran melambatnya laba emiten di pasar saham AS.

Produsen chip komputer, Intel Corp, menurunkan prediksi pertumbuhannya akibat lambatnya ekonomi global, tapi marjin laba perusahaan tetap sehat sehingga sahamnya melonjak 3,3% ke level US$ 26,21 per lembar.

Meski demikian, pelaku pasar masih berhati-hati terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi AS. Sehingga semakin berharap akan adanya stimulus tahap ketiga dari Federal Reserve.

Sementara Gubernur the Fed Ben Bernanke dalam pidatonya di depan kongres AS berkali-kali menyinggung soal pemberian stimulus jika dibutuhkan. Namun, pernyataan Bernanke itu sama sekali tidak tegas apakah akan memberikan stimulus.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melesat 103,16 poin (0,81%) ke level 12.908,70.

IHSG kemarin berakhir flat karena aksi ambil untung yang dilakukan investor di sesi sore. Indeks sempat naik cukup tinggi hingga menembus level 4.100. Mengakhiri perdagangan, Rabu (18/7/2012), IHSG ditutup naik tipis 0,963 poin (0,02%) ke level 4.081,635.

Emas tertekan oleh kecemasan krisis hutang Eropa dan meredanya spekulasi atas stimulus tambahan di AS dalam waktu dekat. Harga minyak naik seiring pertikaian di Siria bertambah intens dan ketegangan dengan Iran meninggi, serta setelah gubernur Federal Reserve Ben Bernanke menegaskan resiko resesi kembali sangat kecil. Bursa saham AS ditutup menguat, dipimpin oleh sektor teknologi, setelah Bernanke kembali menegaskan bahwa bank sentral siap mengalirkan stimulus tambahan dan kendati laporan Beige Book dari Fed yang buruk.

Data ekonom hari ini adalah NAB quarterly business confidence dari Australia, trade balance dari Swiss, current account dari zona Eropa, retail sales dari Inggris, jobless claims, existing home sales, Philadelphia Fed manufacturing index, leading indicators dari AS.

Euro diperdagangkan melemah secara luas pada hari Rabu setelah sebuah media mengutip komentar Kanselir Jerman Angela Merkel, yang menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan blok Euro dan memaksa investor berhati-hati dalam mengambil posisi Euro.

"Kita belum memiliki kebijakan yang dapat memastikan bahwa semuanya akan berakhir dengan baik, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Merkel. Komentar tersebut dikutip dari hasil wawancara yang diposting pada situs partai Christian Democratic Union pimpinan Merkel.

Komentar tersebut langsung memicu aksi jual Euro di seluruh bursa, yang kembali menenggelamkan mata uang tunggal ke posisi terendah harian versus Dollar AS.

AUD melesat ke level tertinggi dalam lebih dari 2-minggu terhadap Dollar AS pada hari Rabu seiring para investor memburu aset ber-yield lebih tinggi di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan menyuntikkan stimulus tambahan guna mendongkrak pertumbuhan.

Dalam testimoni hari ke-2 di depan Kongres, Bernanke kembali menegaskan jika Fed tetap konsisten menjalankan mandatnya untuk menjaga stabilitas harga dan menciptakan lebih banyak kesempatan kerja. Bernanke juga mengatakan jika langkah pelonggaran bank sentral tidak memicu inflasi yang lebih tinggi.

0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: