Info Rupiah Indonesia - EUR menguat untuk sesi ke-2 berturut-turut terhadap USD pada hari Selasa seiring berkembangnya harapan bahwa perekonomian terbesar ke-4 di zona Euro telah siap untuk mencari bailout. Namun hal tersebut segera dibantah PM Spanyol Mariano Rajoy, yang mengatakan jika mereka tidak akan meminta bantuan pendanaan Eropa dalam waktu dekat. Permintaan untuk bailout dinilai positif bagi Spanyol dan Euro karena langkah tersebut akan memicu pembelian obligasi Spanyol oleh ECB, yang dapat menekan biaya pinjaman.
AUD anjlok ke posisi terendah 3-minggu terhadap mata uang AS pasca RBA secara tak terduga menurunkan suku bunga acuan ke level terendah sejak 2009. AUD juga tertekan versus 16 rival utamanya seiring perlambatan global menyeret harga komoditas yang telah menopang pertumbuhan negara sepanjang 21 tahun terakhir. Pemangkasan suku bunga jelas mengejutkan, laju apresiasi AUD akan melambat, bahkan kita mungkin dapat melihatnya turun menuju level paritas jika pasar saham global mulai melemah kembali.
GBP berhasil menghentikan penurunan 2-sesi beruntun dan berbalik diperdagangkan menguat versus USD pada hari Selasa, setelah sebuah laporan menunjukkan indeks konstruksi Inggris berkontraksi pada laju yang lebih lambat pada bulan lalu. Berdasarkan hasil survey Markit Economics dan Chartered Institute of Purchasing & Supply, indeks output konstruksi Inggris naik menjadi 49,5 pada bulan September dari 49 pada bulan sebelumnya.
IHSG kemarin rebound 20 poin menyusul aksi beli selektif di saham-saham lapis dua. Aksi jual investor asing menghambat laju penguatan indeks. Menutup perdagangan, IHSG menguat 20,546 poin (0,48%) ke level 4.256,839.
Pasar saham Wall Street berakhir mixed setelah bergerak fluktuatif. Nasdaq berhasil menguat meski Dow Jones terkena tekanan jual.
Sinyal adanya rencana bantuan untuk Spanyol membuat harga-harga saham melonjak di awal perdagangan, tapi penguatan ini kehilangan arah karena minimnya berita positif.
Saham JPMorgan Chase turun 0,1% setelah pengadilan New York menuntut bank tersebut atas produknya yang bermasalah dijual sekitar 2005-2007 oleh Bear Stearns, yang kini bernama JP Morgan Securities setelah diakuisisi.
Nasdaq mampu menguat karena disokong oleh penguatan saham-saham teknologi, Microsoft naik 0,6% dan berada di urutan kedua perusahaan teknologi termahal secara kapitalisasi pasar.
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks S&P 500 naik tipis 1,26 poin (0,09%) ke level 1.445,75.
Euro kembali menguat untuk 2 sesi berturut-turut terhadap dollar pada hari Selasa, menjauh dari level rendah 3 pekan belakangan ini, seiring berkembangnya ekspektasi bahwa Spanyol siap meminta bailout. Harga minyak mentah AS ditutup di bawah level $92 per barel setelah sempat menguat, sementara emas diperdagangkan stabil. Wall Street memangkas gain pada awal sesi setelah Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy membantah spekulasi bahwa Spanyol akan segera meminta bailout dari ECB.
Data ekonomi hari ini adalah AIG services index, HIA new home sales, trade balance dari Australia, non-manufacturing PMI dari Cina, services PMI, retail sales dari zona Euro, services PMI dari Inggris, ADP non-farm employment change, ISM non-manufacturing PMI, crude oil inventories dari AS.
Zona Euro Mencari Bailout
Tuesday, October 2, 2012 | Permalink
Zona Euro Mencari Bailout
Reviewed by Author
on Tuesday, October 2, 2012
Rating: 4.5
Bagikan melalui: Twitter, Facebook, Delicious, Digg, Reddit
Labels:
Bailout EURO,
Berita Ekonomi,
EUR USD,
info euro


0 comments:
Post a Comment