RMC News -Setelah beberapa hari rupiah melemah terhadap dollar akibat krisis ekonomi di Eropa hari ini rupiah kembali menguat seiring dengan masuknya dana asing ke surat utang negara yang mana sampai saat ini sudah ada peningkatan 0,9% yaitu Rp223,37 triliun per 12 Mei karena bagi investor asing suku bunga acuan di Indonesia yang 6,75% lebih menarik daripada maksimal bunga di Amerika yang 0,5%.
Hari ini rupiah berada pada level Rp8.542 naik sebesar 28 poin begitu juga beberapa mata uang Asia lainnya seperti Won Korea Selatan yang juga mengalami kenaikan setelah beberapa saat terpuruk. Naiknya Won juga dipicu adanya spekulasi para eksportir untuk mendapatkan kembali pendapatannya dengan menjual dollar AS pada saat Won sedang melemah.
Sedangkan untuk harga komoditas terutama emas mengalami kenaikan setelah beberapa hari ikut reli bersama dollar, tercatat harga emas untuk pengantaran cepat di Comex, New York naik menjadi US$1.490,65 per troy ounce dan harga emas untuk pengantaran Juni naik menjadi US$1.490,60 per troy ounce. Harga komoditas lain yang nasibnya tidak sebaik emas adalah minyak mentah, untuk diketahui harga minyak mentah dunia turun menjadi US$96,61 perbarel, menurunnya harga minyak ini disebabkan oleh melimpahnya stok di Amerika akibat menurunnya indeks perumahan dan data produksi yang stagnan selama April sehingga membuat tampilan global terlihat negatif.

0 comments:
Post a Comment