Ratri News -Harga emas diprediksi akan mengalami penurunan setelah beberapa kali menembus rekor harga baru akibat aksi jual oleh para investor sekaligus imbas dari menurunnya harga berbagai komoditi lain seperti harga minyak mentah dunia. Turunnya harga beberapa komoditi ini beribas pada rebound-nya mata uang dollar AS terhadap beberapa mata uang Asia termasuk Indonesia.
Emas berada pada level 1480,90 dollar per troy ounce yang mana sebelumnya 1.514,90 dollar per troy ounce. Sekedar mengingatkan harga emas sudah naik sejak 6 minggu terakhir ini akibat dari meningkatnya permintaan akan emas guna melindungi inflasi dan pelemahan dollar. Dalam beberapa hari kedepan mungkin saja akan melemah seiring aksi jual para investor guna mengambil untung sekaligus turunnya minat investor akibat turunnya harga minyak mentah.
Anjloknya harga minyak ini terjadi setelah dirilisnya data tentang naiknya klaim pengangguran menuju level tertinggi sejak Agustus sekaligus sentimen negatif mengenai European Bank Central yang menaikan suku bunga acuannya sehingga menguatkan Euro sekaligus melemahkan Dollar AS yang diikuti penurunan harga beberapa komoditi.

0 comments:
Post a Comment