Info Rupiah Indonesia - Kekhawatiran krisis Yunani menyebar ke negara Eropa lainnya terutama ke Italia membuat Euro jatuh mencapai titik terendahnya dalam dua pekan terhadap dollar AS. Italia sangat berpengaruh bila terkena imbas krisis karena Italia mempunyai perekonomian yang besar dan menjadi acuan keadaan ekonomi di Eropa sehingga isu negatif sekecil apapun akan sangat berpengaruh bagi kredebilitasnya.Euro turun menjadi US$1,4203 dari posisi sebelumnya yaitu US$1,4265 dan jatuh hampir disemua mitra dagangnya setelah Die Welt melaporkan, European Central Bank (ECB) memerlukan tambahan dana untuk menyokong Italia. Jika Italia jadi jatuh maka kemungkinan ECB, EU dan IMF akan bekerja keras dan memerlukan skenario yang berbeda guna mengatasi masalah itu.
Selain Euro beberapa mata uang lainnya juga ikut merosot yaitu Dollar Australia (Aussie) turun dari US$1,0755 menjadi US$1,0686 dan dollar Kiwi merosot dari 83,79 sen menjadi 83,36 sen. Dollar Australia merosot disebabkan juga oleh diperpanjangnya pertemuan para pemimpin uni eropa dan komisi Eropa sedangkan dollar kiwi disebabkan dengan laporan penggangguran AS yang meningkat dan laju percepatan inflasi di China, hal inilah yang membuat pelaku pasar menjauhi resiko sehingga memicu melemahnya kedua mata uang negara tersebut.
Untuk rupiah ( Ratri Exchange Rates )sama saja setelah sempat menguat sekarang rupiah mulai bergerak turun akibat aksi ambil untung setelah naik dalam beberapa pekan terakhir ini sekaligus menunggu hasil pertemuan Bank Sentral Indonesia besok guna membahas naik tidaknya suku bunga acuan walaupun banyak pengamat memperkirakan Bank Sentral akan mempertahankannya. Meskipun begitu pelemahan ini hanya sementara saja karena pondasi perekonomian Indonesia yang bagus.

0 comments:
Post a Comment