Info Rupiah Indonesia - Rupiah hari ini bergerak terbatas setelah kemarin naik tajam setelah Bank Sentral melakukan intervensi guna menekan laju pelemahan rupiah. Saat ini pasar terutama pasar domestik masih menunggu keputusan dari zona Eropa mengenai besaran bailout yang akan dikucurkan kepada Yunani dan negara lainnya yang terkena masalah. Belum ada sentimen yang kuat yang mampu menguatkan otot rupiah namun seandainya rupiah terkoreksi diharapkan tidak akan turun terlalu jauh karena masih dalam tahap konsolidasi.Jika rupiah terus turun dalam jangka waktu lama maka itu akan membuat para pengusaha kelabakan karena harus melakukan penyesuaian termasuk menaikan harga produk-produk yang mempunyai kandungan impor tinggi seperti penjualan mobil import (CBU) juga perusahaan obat yang bahan bakunya import. Disamping itu ada juga pengusaha yang menyambut baik pelemahan rupiah seperti pengusaha garmen dan tekstil walaupun bahan bakunya import namun akan di eksport kembali sehingga masih bisa mendapatkan keuntungan sekaligus akan meredam banjir import garmen yang mengalahkan garmen lokal.
Rupiah bertengger pada level Rp8.970 per dollar AS (Kurs Rupiah Saat ini)masih dalam batas yang dapat ditoleransi karena berbagai sektor usaha masih dapat menyesuaikan dengan melakukan beberapa siasat apalagi beberapa perusahaan sudah membeli bahan baku impornya untuk beberapa bulan mendatang.
Untuk Euro sendiri mengalami penguatan untuk hari ketiga terhadap dollar setelah Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa negaranya akan membantu Yunani untuk memenuhi ketentuan perjanjian bailout dan sekaligus Perdana Menteri Yunani George Papandreou memenangkan dukungan di parlemen untuk ekspansi ke dana penyelamatan di daerah. Untuk saat ini dollar turun ke level $1,3591 namun naik terhadap Yen yaitu 76,81 Yen.

0 comments:
Post a Comment