Info Rupiah Indonesia - Berita The FED bakal merilis laporan produksi industri AS pada Desember kemarin yang naik 0,5 % dibandingkan bulan sebelumnya pada hari ini membuat isu tentang krisis Eropa yang semakin memburuk sedikit tertutupi sehingga membuat Euro menguat dan pasar Asia kembali bergairah.Euro naik 0,3 persen menjadi $1,2775 sedangkan mata uang Asia yang mengalami penguatan yaitu Peso Filipina menguat 0,3 persen menjadi 43,518 per dollar AS dan Won Korea Selatan naik 0,2 persen ke level 1.143,65 juga Dollar Taiwan naik 0,1 persen menjadi NT$ 29,956.
Berbeda nasib dengan Rupiah Indonesia yang mengalami pelemahan 0,9 persen ke posisi Rp 9.163 (Kurs USD IDR hari ini) akibat dari berkurangnya kepemilikan asing pada surat utang pemerintah yaitu Rp222,5 triliun per 16 Januari dari sebelumnya Rp 222,9 triliun.
Di lain sisi melemahnya Dollar AS ini memicu harga emas naik lagi pada pekan ini tercatat kontrak harga emas untuk pengiriman Februari 2012 naik ke level US$ 1.668 per troy ounce sekaligus akibat tingginya permintaan emas terutama dari China menjelang Imlek. Beberapa pengamat memperkirakan jika harga emas bisa mencapai US$1.700 - US$1.750 per troy ounce dalam tiga bulan mendatang maka harga emas bisa menembus kembali ke harga tertingginya yaitu US$ 1.920 per troy ounce. Namun hanya satu yang diwaspadai sebagai penghambat laju pergerakan harga emas yaitu isu krisis Eropa.

0 comments:
Post a Comment