Info Rupiah Indonesia - Euro kembali melemah bahkan mencapai level terendah dalam 11 tahun terhadap Yen setelah Standard & Poor's mencopot peringkat Prancis dan Austria dari AAA menjadi AA+ dan peringkat sejumlah negara zona Euro lainnya seperti Italia, Portugal, Spanyol, Malta, Siprus, Slowakia dan Slovenia. Hanya Jerman satu-satunya negara Eropa yang menyandang peringkat AAA dengan outlook stabil.Penurunan peringkat ini langsung membuat Euro melemah 0,5 persen terhadap Yen yaitu 97,13 sedangkan terhadap Dollar AS melemah 0,3 persen menjadi $1,2641. Namun peluang Euro untuk rebound masih terbuka lebar mengingat berhasilnya lelang obligasi Italia dan Spanyol beberapa saat lalu bahkan Perancis sudah menjadwalkan akan melelang obligasinya sebanyak 8700000000 Euro setara dengan $11 miliar hari ini sedangkan Portugal akan melelang obligasinya pada 18 Januari dan Spanyol pada 19 Januari.
Pasar terlihat gugup dan menunggu hasil lelang obligasi negara-negara Eropa pada minggu ini karena di satu sisi kondisi Amerika Serikat juga tidak menggembirakan, klaim data pengangguran meningkat dan Dollar sudah mencapai titik jenuh dan berpeluang terkoreksi namun begitu Dollar masih menjadi safe haven jika ada sentimen negatif terhadap pasar.
Saat ini mata uang Asia juga beramai-ramai melemah terhadap Dollar AS seperti Rupiah Indonesia melemah paling tajam dalam tiga bulan terakhir yaitu turun 1,4 persen ke level Rp 9.209 per Dollar AS (kurs USD IDR saat ini), Won Korea Selatan turun 0,6 persen menjadi 1.154,68 per Dollar, Bath Thailand turun 0,4 persen menjadi 31,92 dan Ringgit Malaysia melemah 0,5 persen menjadi 3,1475.

0 comments:
Post a Comment