Kabar Yunani akan mengadakan pemilu baru setelah Presiden Karolus Popoulias gagal membentuk koalisi sehingga meningkatkan resiko Yunani bakal terdepak dari zona Euro.Ketidakstabilan kondisi politik yang terus menerus ditambah utang yang masih menumpuk membuat Euro semakin tertekan dan penuh resiko.
Investor mengalihkan investasinya kepada aset yang lebih aman di luar negeri dan langkah ini mulai diikuti oleh Portugis dan Irlandia karena faktor ketidakpastian yang besar. Euro turun 0,1 persen menjadi $1,2714 terendahnya sejak Januari sehingga membuat pasar Asia melemah dan komoditas turun mengikutinya.
Walaupun Kanselir Jerman Angela Merkel sudah mengadakan pertemuan dengan Presiden Perancis yang baru Francois Hollande di Berlin Selasa kemarin guna membicarakan kemungkinan Uni Eropa memberikan kelonggaran pertumbuhan ekonomi untuk Yunani. Yunani dapat bertahan di zona Euro dengan syarat Yunani menjalankan disiplin fiskal dan tetap berada di zona Euro.
Yen juga terkena imbasnya ditambah dari turunnya pesanan mesin Jepang karena krisis global. Yen melemah 0,3 persen menjadi 80,40 terhadap Dollar AS. Mendorong performa Dollar semakin bagus terhadap Yen setelah Dollar AS ditutup diatas level resistance di dasar awan Ichimoku yaitu pada 80,11 sedangkan garis Kijun dekat 80,60 adalah level resistance berikutnya.
Won Korea Selatan juga melemah 0,9 persen menjadi 1,164.20 per Dollar, Ringgit Malaysia juga melemah 1 persen menjadi 3,1112. Diperparah oleh sentimen negatif tentang perlambatan ekonomi di China yang membuat mata uang yang beryielding tinggi seperti Dollar Australia melemah mencapai titik terendah lima bualn yaitu berada pada $0,9907.
Sedangkan mata uang dalam negeri yaitu Rupiah Indonesia turut tertekan dan berada pada level Rp 9.240 yang mana pada hari sebelumnya mencapai Rp 9.265 yang sudah merupakan level terendahnya. Indeks dalam negeri yang rendah memicu peluang yang bisa dimanfaatkan oleh pelkau pasar untuk melakukan aksi beli selektif ditambah munculnya spekulasi terhadap pembelian safe haven Dollar AS sebagai akibat dari ketidakpastian utang namun begitu masih bisa konsolidasi karena adanya libur panjang pada akhir pekan ini.
Harga emas juga ikut melemah sebagai imbas perkasanya Dollar AS, emas untuk pengiriman Juni di bursa Nymex turun 0,8 persen ke level US$1.545,20 per troy ounce. Untuk emas batangan untuk pengantaran cepat bergerak tipis ke level US$1.544,97 per troy ounce.

0 comments:
Post a Comment