Info Rupiah indonesia - Fitch Rating menurunkan peringkat Yunani dari B- menjadi CCC karena pemerintah gagal membentuk pemerintahan baru setelah pemilu tanggal 6 Mei kemarin. Kekhawatiran investor bahwa Yunani tidak dapat mempertahankan keanggotannya di zona Euro menjadi pemicunya. Para pemimpin Uni Eropa mengatakan bahwa tanpa bailout maka Yunani akan menuju kebangkrutan dan akan mempengaruhi mata uang secara umum sehingga dampaknya sangat luas karena dapat memicu kehancuran keuangan di seluruh benua.
Hal ini dipertegas oleh pernyataan Tsipras bahwa partainya akan mampu memenangkan pemilihan bulan depan dan dan tetap menuntut diakhirinya kebijakan yang dianggap barbar yaitu kebijakan penghematan yang malah membikin kebangkrutan negaranya. Lebih jauh Tsipras mengatakan tidak akan terus berpartisipasi mempertahankan bailout dan orang Yunani lebih memilih mengakhirinya.
Beberapa orang ingin melihat Yunani menjadi lemah dan keluar dari zona Euro dan Uni Eropa untuk mengambil keuntungan dari kekacauan ini dan keluarnya Yunani dari zona Euro nantinya. Euro yang melemah karena imbas Yunani ini berada pada level $1,2666 sebelum akhirnya diperdagangkan di level $1,2689 sedangkan terhadap Yen turun menjadi 100,68 dan Yen terhadap Dollar bearada pada 79,28 menguat 1,3 persen.
Hampir $4000000000000 telah dihapus dari pasar ekuitas global bulan ini sebagai akibat dari krisis Eropa ditambah Investor Moody Service telah menurunkan rating utang 16 bank di Spanyol akibat resesi dan resiko pinjaman yang meningkat.
Sedangkan di pasar Asia beberapa mata uang Asia mengalami penurunan akibat krisis Eropa yang memburuk sekaligus didorong permintaan terhadap Dollar AS yang meningkat dan kabar China yang kehilangan momentum. Kabar tak terduga yang muncul dari AS yang mana data manufaktur dan kepercayaan konsumen berada pada tingkat terendah dalam empat bulan dan data penjualan rumah di China jatuh.
Won Korea Selatan turun 2,4 persen menjadi 1,,174.05 per Dollar AS, Ringgit Malaysia turun 2 persen menjadi 3,1345, Rupee India turun 1,6 persen menjadi 54,485, Yuan turun 0,25 persen menjadi 6,3262, Bath Thailand turun 0,7 persen minggu ini menjadi 31,42 per Dollar, Peso Filiphina terdepresiasi 1,3 persen menjadi 43,14 per Dollar dan Dollar Taiwan turun 0,7 persen menjadi NT$29,619 diikuti Vietnam Dong yang turun 0,1 persen menjadi 20.850.
Begitu pula mata uang regional kita Rupiah Indonesia ikut terpuruk karena mata uang beresiko semakin tidak diminati karena investor cenderung menghindarinya. Dalam kondisi yang tidak kondusif ini diharapkan peran pemerintah melakukan intervensi guna menjaga kestabilan nilai tukarnya. Rupiah Indonesia turun 1,3 persen menjadi Rp 9.360.

0 comments:
Post a Comment