Translate

Data Manufaktur China Turun

Friday, June 1, 2012 | Permalink

Info Rupiah Indonesia - Krisis Eropa masih terfokus pada Spanyol dan Italia sehingga menimbulkan kekhawatiran investor dan mengalihkan investasinya ke sektor yang lebih aman akibatnya Euro terus melemah dan untuklebih luasnya pasar Asia juga terkena imbasnya ditambah lagi sentimen negatif yang datang dari China.

Indeks manejer pembelian China menunjukan bahwa data manufaktur China tumbuh kurang dari yang diperkirakan bulan lalu yaitu 50,4 pada bulan Mei turun dari 53,3 dari bulan sebelumnya sedangkan para ekonom memperkirakan angka 52. Angka diatas 50 menunjukan adanya ekspansi. Hari ini data manufaktur AS juga rencananya akan dirilis hari ini sehingga data-data ini membawa pengaruh tersendiri bagi pergerakan beberapa mata uang.

Dollar Australia dan Selandia Baru langsung jatuh setelah data manufaktur China dirilis bahkan Dollar Australia langsung turun ke level terendah sejak Oktober yaitu turun 0,5 persen menjadi 96,85 sen AS dan Dollar Selandia Baru turun 0,3 persen menjadi 75,17. Sampai akhirnya muncul spekulasi bahwa Reserve Bank of Australia akan menurunkan suku bunganya yang mana saat ini sudah berada pada 37,5 persen setelah turun dari 4,75 persen sejak November.

Dollar AS adalah mata uang yang paling dicari saat ini karena investor mencari faktor keamanan atas investasinya. The Dollar Index (indeks Dollar) naik ke level tertinggi dalam 21 bulan yaitu naik 0,3 persen menjadi 83,309 selain karena data manufaktur China juga karena bentroknya para pemimpin dari Italia dan Bank Sentral Eropa dengan Jerman karena menuntut langkah yang lebih berani untuk menstabilkan ekonomi di blok Euro.

Dollar AS naik 0,2 persen terhadap Yen yaitu berada pada level 78,47 sedangkan terhadap Euro berada pada level $1,2363. Sedangkan Euro terhadap Yen berada pada level 97,03.

Mata uang regional kita Rupiah Indonesia walaupun terpuruk namun pada hari Kamis kemarin mampu naik sedikit karena intervensi dari Bank Indonesia. Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan Term Deposit valas yaitu kebijakan yang ditujukan untuk menampung kelebihan likuiditas valas bank yang dapat digunakan BI untuk memberikan pinjaman valas pada bank lain yang membutuhkan. Kemarin Rupiah Indonesia ditutup pada level Rp9.400 per Dollar AS dan diharapkan kebijakan ini mampu mengurangi tekanan pada Rupiah hari ini.

0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: