Translate

Memburuknya Kondisi Ekonomi Makro

Tuesday, August 28, 2012 | Permalink

Info Rupiah Indonesia - Kondisi ekonomi makro memburuk secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, bank mencatat laba 261,4 juta euro. Krisis utang zona euro pada Juni memaksa BMPS menerima bailout (dana talangan) pemerintah, meminjam sekitar 1,5 miliar euro (1,87 miliar dolar AS) untuk melunasi utang dan menopang modal.

Bank tertua di dunia, Banca Monte dei Paschi di Siena (Italia) mencatat kerugian 1,617 miliar euro untuk semester pertama 2012, setelah melakukan "writedown" (penurunan nilai aset) pada aset bermasalah.

Bank yang didirikan pada 1472, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sebagian besar "writedown" itu diambil pada perusahaan unit CGU Privati BMPS termasuk Banco Antonveneta, sebuah akuisisi 2007 yang dianalis telah menganggapnya terlalu mahal. Writedown sudah diumumkan pada Juni, dibuat setelah kerusakan material dalam kondisi ekonomi makro yang memburuk secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Tingginya permintaan dollar AS oleh importir menjelang akhir bulan diprediksi tetap menekan rupiah hari ini. BI diharapkan masuk ke pasar valas pada hari ini apabila level rupiah dianggap sudah terlalu lemah terhadap dollar.

Sentimen negatif khususnya dari eksternal, tetap menekan pergerakan nilai tukar rupiah atas dollar AS. Bank Indonesia perlu menjaga stabilitas rupiah ini dengan ekuilibrium baru di atas level Rp 9.500. BI terlihat melakukan intervensi yang cukup memberi angin positif terhadap rupiah pada penutupan kemarin sore. Rupiah ditutup melemah pada level 9.535 per dollar AS.

Bursa IHSG kemarin ditutup melemah tipis di zona merah. Hasil lelang SUN kemarin juga hanya dimenangkan sebesar 3,84 triliun dari target awal Rp 6 triliun. Kondisi itu ternyata juga belum mampu menopang rupiah dari tekanan dollar AS.

Rupiah berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi melemah pada perdagangan Rabu (29/8/2012) ini. Rupiah dibuka di level 9.520-9.550 per dollar AS, atau melemah dibanding level pembukaan kemarin.

Euro berada 0,3 persen dari level tertinggi dalam delapan minggu sebelum Italia menjual utang di tengah spekulasi Bank Sentral Eropa yang sedang mempersiapkan sebuah program pembelian obligasi yang dapat membatasi biaya pinjaman untuk negara-negara di kawasan itu. Pasar mengharapkan Spanyol untuk meminta bailout, tetapi itu akan memacu Bank Sentral Eropa untuk melakukan tindakan seperti Program Pasar Sekuritas.

Euro berada di $ 1,2556 pada 12:54 di Tokyo dari $ 1,2565 kemarin. Ini naik ke $ 1,2590 pada 23 Agustus, terkuat sejak 4 Juli. Mata uang Eropa bersama naik 0,1 persen menjadi 98,69 ¥. Dolar naik 0,1 persen menjadi 78,60 ¥.

Dollar Autralia melemah setelah biro statistik mengatakan pekerjaan konstruksi selesai dalam tiga bulan hingga Juni direvisi pada periode sebelumnya. Mata uang Australia kehilangan 0,1 persen menjadi $ 1,0365 dan telah jatuh 1,3 persen sejak 31 Juli. Hal terakhir menyentuh $ 1,0282 pada 25 Juli, ketika turun ke level $ 1,0177.



0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: