Translate

Dollar Mengalami Depresiasi

Monday, September 3, 2012 | Permalink

Info Rupiah Indonesia - Pada penutupan perdagangan pekan lalu, nilai tukar rupiah menguat, ditutup di Rp 9.572 per dollar AS. Bursa Asia ditutup variatif, tetapi bursa Indonesia (IHSG) naik 0,86 persen menjadi 4.060,33. Pergerakan ini dipicu seiring aksi beli USD oleh para eksportir.

Sentimen pasar Asia kemungkinan positif memfaktorkan kemungkinan quantitative easing ketiga, tetapi tidak terlalu signifikan karena kekawatiran terhadap ekonomi China yang memburuk. Variatifnya sentimen ini diperkirakan dapat mengangkat nilai tukar rupiah, sekalipun tipis sifatnya.

Minyak mentah diperdagangkan di New York naik 9,6 persen, terbesar sejak Oktober, akibat kekhawatiran tentang pasokan meningkat setelah Uni Eropa mulai sanksi terhadap ekspor minyak Iran. Minyak untuk pengiriman Oktober kehilangan sebanyak 0,5 persen menjadi $ 96,01 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 96,22. Sementara itu harga minyak mentah ditutup naik. Harga Brent menjadi 114,46 dollar AS per barrel, sedangkan harga WTI menjadi 96,47 dollar AS per barrel.

Dolar menurun 0,2 persen terhadap yen ke 78.25, setelah tergelincir ke level terendah tiga minggu dari 78,187 pada Jumat komentar Bernanke.

Berkurangnya permintaan untuk aset paling aman menyebabkan dolar mengalami depresiasi pada bulan Agustus di tengah meningkatnya optimisme ECB akan mampu menahan krisis utang Eropa.

Bank Sentral Eropa mengambil sorotan dengan pertemuan kebijakan pada hari Kamis, di mana pasar telah mengharapkan bank untuk menguraikan, dan mungkin menawarkan beberapa rincian skema pembelian obligasi yang bertujuan menurunkan biaya pinjaman yang sangat-utang anggota zona euro seperti Spanyol dan Italia.



0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: