Info Rupiah Indonesia - Pasar Asia bergairah setelah ada perkembangan isu debt swap di Yunani yang membaik setelah investor swasta setuju menukarkan 85% kepemilikan obligasi pemerintah Yunani mereka dengan surat utang yang baru sehingga meningkatkan permintaan akan aset-aset emerging market.Sentimen resiko yang positif ini dapat membebani mata uang pendanaan termasuk Dollar AS dan Yen namun mendukung mata uang yang digunakan untuk pertumbuhan global seperti Dollar Australia.
Mata uang Asia yang menguat yaitu Peso Filiphina menguat 0,2 persen menjadi 42,495 per Dollar, Won Korea Selatan menguat 0,2 persen menjadi 1.116,10, Rupee India menguat 0,7 persen menjadi 49,945, Dollar Taiwan menguat 0,2 persen menjadi NT$ 29,467, Dong Vietnam menguat 1 persen menjadi 20.835, Bath Thailand di posisi 30,53 sedangkan Rupiah Indonesia bergerak ke level RP 9.131 (kurs USD IDR saat ini).
Mata uang komoditi yang bergerak mantap dan tegas adalah Dollar Australia yang naik 0,6 persen menjadi $ 1,0644 dan Dollar Selandia Baru naik 0,2 persen menjadi $ 0,8263 dan Yen merosot ke level 81,80 terhadap Dollar AS dan Euro berada pada level $1,3269.
Yen melemah setelah Menteri Keuangan Jepang Juni Azumi mengatakan bahwa ia mengharapkan BOJ untuk mengambil sesuai langkah. BOJ pada 14 Februari menetapkan inflasi sebesar 1 persen dan mengatakan akan menngkatkan pembelian utang pemerintah dan hal ini akan memperluas stimulus pada pertemuan pekan depan untuk menunjukan komitmen untuk mengakhiri deflasi.
Untuk diketahui kemarin Jepang melaporkan rekor defisit dalam account Januari yang mana impor gas alam cair melonjak karena reaktor nuklir ditutup setelah terjadinya gempa bumi 11 Maret dan tsunami yang menyebabkan kebocoran di pabrik Fukushima Tokyo Electric Powes Co.
Lain halnya dengan harga emas, emas menguat seiring berita yang baik dari Yunani mendorong investor berinvestasi ke emas ditambah informasi dari UBS AG tentang akan adanya stimulus ekonomi ketiga dari Bank Sentral Amerika Serikat yang merupakan kunci dari pergerakan emas kedepannya. Harga emas berjangka untuk pengantaran April naik 0,9 persen menjadi US$ 1.698,70 per troy ounce.

0 comments:
Post a Comment